KITAINDONESIASATU.COM – Apakah media sosial telah menjadi “rokok baru” bagi generasi muda?
Peneliti Michael Blunt dari BBC mengungkap fakta mengejutkan: tingkat kebahagiaan remaja (di bawah 25 tahun) di AS, Kanada, Australia, dan Inggris menurun drastis dalam dekade terakhir, bertepatan dengan maraknya media sosial.
Berikut adalah fakta tersebut sebagaimana dilaporkan sejumlah sumber.
Kebahagiaan Menurun, Penggunaan Meningkat
Penelitian menunjukkan bahwa meskipun tingkat merokok dan konsumsi alkohol menurun, media sosial muncul sebagai bentuk kecanduan baru. Platform ini dirancang untuk membuat pengguna tetap “melek” selama mungkin.
Akumulasi bukti sulit diabaikan: peningkatan waktu di media sosial berbanding lurus dengan memburuknya keadaan psikologis.
Kecanduan Scroll: Konten Negatif Tingkatkan Stres & Depresi
Kecanduan menjelajah (scrolling) secara terus-menerus dan mengikuti konten negatif menyebabkan tingkat stres dan kecemasan yang lebih tinggi.


