Peserta penelitian mencakup orang sehat hingga individu yang mengalami gangguan metabolisme, termasuk pradiabetes dan diabetes tipe 2.
Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas fisik singkat yang dilakukan berulang kali dan berlangsung kurang dari 10 menit dapat dikaitkan dengan penurunan kadar glukosa dan insulin setelah makan.
Aktivitas tersebut meliputi jalan kaki setelah makan, olahraga ringan, yoga, hingga latihan beban sederhana.
Kebiasaan jalan kaki singkat bantu menurunkan gula darah setelah makan dinilai lebih efektif dibandingkan duduk terus-menerus dalam waktu yang panjang.
Bergerak Setiap 30 Menit Disebut Beri Hasil Lebih Baik
Salah satu temuan yang menarik adalah manfaat paling besar terlihat ketika peserta secara rutin menghentikan waktu duduk dan bergerak setiap sekitar 30 menit.




