KITAINDONESIASATU.COM – Banyak orang mempersiapkan masa tua dengan menjaga pola makan, rutin menjalani pemeriksaan kesehatan, hingga melakukan olahraga untuk mempertahankan kekuatan otot. Namun, kesehatan fisik saja belum cukup jika kesehatan otak tidak ikut diperhatikan.
Gangguan seperti demensia dapat membuat seseorang kesulitan menikmati berbagai aktivitas yang sebelumnya direncanakan untuk masa pensiun.
Karena itu, menjaga kesehatan otak sejak usia produktif menjadi bagian penting dari persiapan menjalani masa tua yang tetap aktif.
Dr. Kenju Shimomura, mantan peneliti medis di Universitas Oxford yang kini menjabat sebagai wakil presiden Universitas Kedokteran Fukushima, menyebut kualitas masa tua tidak hanya ditentukan kondisi finansial atau kemampuan fisik. Kebiasaan yang dilakukan untuk melindungi otak juga berperan penting.
Jalan cepat bisa menjadi pilihan sederhana
Salah satu aktivitas yang relatif mudah dilakukan adalah jalan cepat. Aktivitas ini tidak membutuhkan peralatan khusus dan dapat dilakukan hampir di mana saja.
Shimomura merekomendasikan berjalan dengan intensitas yang membuat tubuh sedikit terengah-engah selama sekitar 30 menit setiap hari. Jika dikumpulkan, durasi tersebut dapat mencapai lebih dari 150 menit aktivitas fisik dalam satu minggu.




