2. Kamar Tidur Khusus untuk Istirahat
Kamar tidur tidak dijadikan ruang kerja, tempat menonton, atau ruang makan. Tidak ada komputer, dokumen, atau alat olahraga di dalamnya. Dengan begitu, otak langsung mengasosiasikan kamar tidur sebagai ruang untuk beristirahat.
3. Jam Tidur yang Konsisten
Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan, membantu menjaga ritme biologis tubuh tetap stabil. Banyak lansia menyebut kebiasaan ini sebagai perubahan gaya hidup paling berdampak bagi kesehatan mereka.
4. Batasi Kafein Sejak Siang
Meski efek kopi tidak selalu terasa, kafein dapat bertahan lama di dalam tubuh. Karena itu, konsumsi kafein dihentikan setelah pukul 14.00 demi menjaga kualitas tidur malam.
5. Atur Suhu Kamar
Tidur lebih nyenyak dicapai saat suhu ruangan cenderung sejuk. Kisaran ideal berada di antara 18–20 derajat Celsius, yang membantu tubuh lebih cepat memasuki fase istirahat.


