Khusus penelitian pada manusia, seluruh peserta diketahui berusia minimal 55 tahun. Para peneliti kemudian melihat pengaruh kopi, ekstrak kopi, serta berbagai senyawa bioaktif utama terhadap kesehatan muskuloskeletal.
Beberapa senyawa yang menjadi perhatian antara lain kafein, asam ferulat, trigonelin, dan cafestol. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa komponen tersebut berpotensi memberikan pengaruh positif terhadap metabolisme, massa otot, dan fungsi sistem kerangka.
Kopi Berpotensi Membantu Mempertahankan Massa Otot
Salah satu temuan menarik berkaitan dengan kopi dan massa otot. Asam ferulat yang terdapat dalam kopi diketahui dapat mendorong pertumbuhan serta diferensiasi sel otot.
Sementara itu, trigonelin dapat meningkatkan konsentrasi nikotinamida adenin dinukleotida atau NAD.
Zat tersebut memiliki peran penting dalam menjaga fungsi mitokondria, metabolisme energi, serta proses adaptasi biologis pada otot.



