Telur mengandung vitamin B12, asam folat, biotin, asam pantotenat, hingga riboflavin yang berperan dalam produksi energi dan fungsi sel tubuh.
Profesor nutrisi Anne-Marie Minihane menyebut kekurangan beberapa vitamin tersebut sering dikaitkan dengan penurunan kemampuan kognitif dan gangguan suasana hati.
Kandungan protein pada telur juga dinilai memberi manfaat tambahan bagi kesehatan otak.
Telur mengandung protein lengkap dengan asam amino esensial yang membantu pembentukan senyawa kimia penting untuk konsentrasi dan fokus.
Peningkatan daya ingat
Sejumlah studi bahkan mengaitkan asupan protein yang cukup dengan peningkatan daya ingat serta perlambatan penurunan fungsi otak pada usia lanjut.
Tak hanya itu, kuning telur juga mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel-sel otak dari peradangan dan stres oksidatif.
Kondisi stres oksidatif selama ini diketahui menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan penuaan otak dan penurunan kemampuan mental.

