KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Indonesia terus mempercepat target eliminasi malaria nasional yang ditargetkan tercapai pada 2030.
Kementerian Kesehatan RI menyebut hingga 2026 sekitar 80 persen wilayah kabupaten dan kota di Indonesia telah dinyatakan bebas dari penularan malaria.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr. Andi Saguni, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil kerja panjang yang membutuhkan konsistensi lintas sektor selama bertahun-tahun.
“Eliminasi malaria bukan hasil instan. Setiap daerah harus memiliki strategi berkelanjutan sesuai kondisi wilayah masing-masing,” ujarnya dalam peringatan Hari Malaria Sedunia 2026 di Jakarta beberapa waktu lalu dikutip dari laman resmi Kemenkes Jumat 8 Mei 2026.
Pemerintah menargetkan Indonesia sepenuhnya bebas malaria pada 2030 sejalan dengan target pembangunan kesehatan global dalam Sustainable Development Goals (SDGs).
Data Kemenkes mencatat sebanyak 412 dari 514 kabupaten dan kota kini sudah menyandang status bebas malaria.
Selain itu, tujuh provinsi juga telah dinyatakan berhasil menghentikan penularan malaria, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sumatera Selatan.
Meski begitu, malaria masih menjadi tantangan besar di kawasan timur Indonesia, khususnya Papua.


