Saat bawang putih dikunyah, alliin berubah menjadi allicin yang mengandung sulfur untuk melawan virus flu.
Perdebatan bawang putih atau jahe untuk kesehatan semakin menarik karena manfaat kesehatan keduanya sangat nyata.
Di sisi lain, jahe juga punya manfaat kesehatan serupa, di mana studi 2024 di Frontiers in Nutrition membuktikan antioksidannya melindungi sel dari stres oksidatif.
Gingerol dalam jahe juga ampuh meredakan pilek, bersaing dengan bawang putih. Fakta ini membuat pilihan bawang putih atau jahe untuk kesehatan semakin sulit ditentukan karena manfaat kesehatan yang ditawarkan sama-sama luar biasa.
Selain imun, manfaat kesehatan lain dari bawang putih meliputi sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur yang tak kalah dari jahe. Bawang putih juga terbukti menurunkan kolesterol, mengontrol tekanan darah, dan mencegah agregasi trombosit.
Memilih bawang putih atau jahe untuk kesehatan sangat tepat jika Anda ingin menjaga manfaat kesehatan kardiovaskular secara maksimal.
Sebaliknya, jahe menawarkan manfaat kesehatan untuk mengurangi mual, melancarkan pencernaan, mengontrol gula darah, meredakan nyeri radang sendi, dan mengatasi kram menstruasi.



