Asupan cairan yang cukup bersama makanan kaya serat dapat membantu menurunkan risiko sembelit.
Sebaliknya, kurang minum dapat membuat tinja lebih keras sehingga buang air besar menjadi lebih sulit.
Sebagian orang juga merasa lebih mudah buang air besar setelah minum pada pagi hari, terutama jika kebiasaan tersebut diikuti aktivitas fisik.
Meski begitu, efeknya bisa berbeda pada setiap orang dan tidak selalu terasa jika kebutuhan hidrasi tubuh sudah terpenuhi.
Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan?
Hal yang lebih penting daripada memaksakan minum pada waktu tertentu adalah memastikan kebutuhan cairan harian tercukupi.
Kebutuhan tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk air putih, minuman lain, serta makanan yang mengandung banyak air.



