KITAINDONESIASATU.COM – Nama komika Kiky Saputri kembali menjadi perbincangan panas di media sosial. Video lamanya saat menaiki jet pribadi bersama sejumlah figur publik mendadak viral dan menuai beragam reaksi setelah potongan ucapannya yang menyebut “Hai rakyat jelata” kembali beredar luas.
Dalam video tersebut, Kiky terlihat berada di dalam kabin jet pribadi. Ia melontarkan sejumlah candaan mengenai pengalaman pertamanya menaiki pesawat pribadi, termasuk menyinggung fenomena pamer kemewahan atau flexing.
“Ini harusnya foto-foto pegang tas mewah nih di sini nih, flexing-flexing. Ya Allah ini baru pertama kalinya nih naik begini, makanya maklumin yah norak banget tetapi demi tugas negara. Pak, kalau naik private jet gitu, kita bisa ke bawah gitu gak sih? ‘Hai rakyat jelata’, gitu?” demikian potongan ucapan Kiky yang kembali ramai dibagikan warganet.
Video tersebut diketahui berkaitan dengan kegiatan Kementerian Perhubungan saat Budi Karya Sumadi masih menjabat sebagai Menteri Perhubungan. Perjalanan itu dilakukan pada 2023 ketika Kiky bersama sejumlah pengisi acara diundang menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati.
Kembali viralnya video tersebut memunculkan beragam komentar. Sejumlah warganet mempermasalahkan penggunaan istilah “rakyat jelata” yang dianggap kurang pantas, sementara sebagian lainnya mempertanyakan konteks candaan Kiky dalam video tersebut.
Merespons polemik yang berkembang, Kiky akhirnya angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (4/11/2026). Ia memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa tersinggung dengan ucapannya.
Kiky menegaskan video tersebut bukan kejadian baru, melainkan rekaman lama yang diambil pada 2023. Saat itu, ia bersama beberapa pengisi acara lainnya mendapat undangan menghadiri peresmian Bandara Internasional Kertajati dan melakukan perjalanan bersama Menteri Perhubungan saat itu.
Ia menjelaskan bahwa sebagai komika yang dikenal dengan materi roasting, dirinya terbiasa menggunakan candaan, sindiran, hingga sarkasme dalam berbagai situasi. Menurut Kiky, istilah “rakyat jelata” dalam video tersebut bukan dimaksudkan untuk merendahkan masyarakat.
Kiky mengaku justru sedang menyindir fenomena flexing atau pamer kemewahan. Ia juga menegaskan dirinya menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat biasa yang baru pertama kali merasakan pengalaman menaiki jet pribadi.
Meski demikian, Kiky mengakui bahwa maksud sebuah candaan belum tentu sama dengan cara orang lain menerimanya. Ia menyadari sebagai figur publik, setiap perkataan yang disampaikan memiliki konsekuensi dan harus dipertimbangkan dengan lebih hati-hati.
Melalui klarifikasinya, Kiky menyampaikan permintaan maaf kepada siapa pun yang merasa tersinggung. Ia juga menyebut polemik tersebut sebagai pelajaran penting agar lebih bijak dalam memilih kata-kata di ruang publik.
“Melalui penjelasan ini, aku ingin memberikan konteks yang lebih utuh, sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas ucapan yang telah menyinggung teman-teman. Hal ini menjadi pelajaran besar,” tulis Kiky.
Kiky pun berterima kasih atas kritik dan masukan yang disampaikan masyarakat. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pengingat untuk terus belajar dan memperbaiki diri sebagai figur publik. (*)





