Kinerja ketenagakerjaan AS yang kuat berpotensi mendorong Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Ketegangan Geopolitik AS-Iran Tambah Sentimen Negatif
Selain faktor domestik AS, konflik geopolitik turut memengaruhi sentimen pasar.
Ketegangan antara Washington dan Teheran yang kembali memanas menambah kehati-hatian investor.
Meski Presiden AS Donald Trump mengklaim adanya peluang perdamaian dengan Iran, pasar masih menunggu konfirmasi konkret.
Ketidakpastian ini cenderung mendorong aliran modal ke aset safe haven seperti dolar AS.
Intervensi BI dan Tekanan pada Cadangan Devisa
Bank Indonesia (BI) diketahui telah melakukan berbagai upaya intervensi untuk menstabilkan rupiah.
Namun, mata uang domestik masih terus mengalami pelemahan.
“Ini menunjukkan meningkatnya biaya stabilisasi rupiah,” ujar Rully Arya Wisnubroto, Ekonom Mirae Asset Sekuritas.

