KITAINDONESIASATU.COM – Dunia pendidikan di Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini karena muncul kasus yang mengundang perhatian, yakni tindakan yang dilakukan oleh seorang oknum Guru Bimbingan dan Konseling (BK) terhadap siswi di salah satu sekolah.
Aksi razia rambut yang terekam dalam video dan diunggah di media sosial dinilai berlebihan, sehingga memicu gelombang kekecewaan dari kalangan pelajar maupun masyarakat luas.
Dalam unggahan akun media sosial @justinfogarut, terlihat suasana yang menegangkan saat proses pemeriksaan dan pemotongan rambut siswi berlangsung.
Para siswa merasa tindakan yang dilakukan tersebut tidak lagi bersifat mendidik, melainkan justru memberikan tekanan psikologis yang cukup berat bagi mereka.
Salah satu siswa bahkan mengaku mengalami trauma akibat metode pembinaan yang diterapkan di sekolahnya tersebut.
“Guru téh sakuduna ngadidik jeung méré conto nu hade (Guru itu seharusnya mendidik dan memberikan contoh yang baik),” ujar salah satu siswa yang merasa keberatan dan sedih dengan kejadian tersebut.

