“Informasi dari anak-anak sih tawuran, tapi kami menuntut keadilan supaya pelaku bisa cepet ditangkap,” tuturnya.
Bahkan, katanya korban sempat dibawa ke dua rumah sakit terdekat namun pihak rumah sakit tidak mampu memberikan pelayanan karena luka yang dialami korban cukup parah, dan harus di rujuk ke RSUD Kota Bekasi sayangnya nyawa korban sudah tidak lagi terselamatkan.
Saat ini, jasad korban masih berada di rumah sakit Polri Kramatjati, Jakarta guna dilakukan otopsi.
Sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian menuturkan bahwa aksi tawuran remaja kerap terjadi, sehingga meresahkan warga maupun para pengendara sepeda motor yang melintasi jalan tersebut.
Guna mencegah terulang kembali peristiwa yang memakan korban jiwa, warga berharap pihak kepolisian bertindak tegas terhadap para pelaku tawuran yang mengakibatkan adanya korban jiwa. (Eka Jaya Saputra)
