KITAINDONESIASATU.COM – Upaya mencari penyelesaian persoalan konflik dan kemanusiaan di Papua dinilai perlu dimulai dengan memahami kondisi nyata di lapangan.
Atas dasar itu, DPD RI melalui Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua melakukan kunjungan kerja ke Sorong, Papua Barat Daya.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Maybrat dan wilayah sekitarnya. Selain menyerap masukan,
Pansus juga melihat kondisi korban serta pengungsi Papua dan memetakan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Hasil kunjungan lapangan itu nantinya menjadi bahan bagi Pansus dalam menyusun rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah.
Pendekatan tersebut dilakukan agar kebijakan yang dirumuskan tidak hanya bertumpu pada laporan, tetapi juga mempertimbangkan fakta dan kebutuhan masyarakat.
DPD RI Ingin Dengarkan Kondisi Langsung di Lapangan
Wakil Ketua I Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua, Filep Wamafma, mengatakan kunjungan langsung diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai persoalan yang terjadi.





