Ilustrasi suasana lalu lintas di Jalur Gadog Puncak Bogor yang dipadati kendaraan wisatawan pada libur akhir tahun. (Kis/ist)
Berita Utama
Berita utama, kumpulan berita unggulan kitaindonesiasatu.com
Crayon Shinchan The Movie Flying Sushi Sub Indo Tidak LK21, Visual Keren!
KITAINDONESIASATU.COM – Crayon Shinchan The Movie Flying Sushi…
UMP Jakarta Naik Jadi Rp 5,72 Juta, Berlaku Januari 2026!
KITAINDONESIASATU.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi…
Gudang Supermarket di Cirebon Jebol karena Banjir, Barang Hanyut
KITAINDONESIASATU.COM – Gudang supermarket di Cirebon mengalami kerusakan…
Pesan Natal Menag: Selamatkan Keluarga, Selamatkan Masa Depan Bangsa
KITAINDONESIASATU.COM – Natal 2025 tak hanya datang sebagai…
Harga Minyakita Tergelincir di Rp 18.000/Liter, Cabai Orange Tembus Rp 100.000/Kg
Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Lebak melonjak dratis pada Rabu (24/12/2025). Minyak goreng Minyakita sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.700/liter, kini tembus Rp18.000 dari sebelumnya Rp 17.000/liter. Bahkan harga cabai orange bertengger dikisaran Rp 100.000/kg dari harga sebelumnya Rp 35.000/kg.
Desi salah seorang pembeli, mengaku terkejut dengan kenaikan harga bahan pokok yang dinilainya tidak sebanding dengan kondisi ekonomi saat ini.
“Harganya menurut saya lebih gila dari sebelumnya. Minyakita yag harganya jelas-jelas dibandrol Rp15.700, tapi di lapangan bisa mencapai Rp18.000 per liter,” kata Desi saat belanja di Pasar Sampay, Warunggunung, Kabupaten Lebak, Rabu.
Desi mengaku biaya pengeluaran rumah tangga semakin berat. “Keberatan banget, apalagi ekonomi lagi tidak baik-baik saja, banyak yang kehilangan pekerjaan. Tapi harga sembako malah melonjak,” katanya.
Selain Minyakita, lonjakan harga yang benar-benar membuat geleng kepala yaitu harga cabai orange yang melonjak hingga dua kali lipat. Di Pasar Badak, Pandeglang, harga cabai orange tembus Rp 100.000/kg, dari harga sebelumnya Rp 35.000/kg.
Aat pedagang di Pasar Badak mengatakan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai orange, tetapi juga sejumlah komoditas lainnya. “Yang paling telak naiknya yaitu harga cabai orange. Sebelumnya hanya Rp 35.000, sekarang sudah sampai Rp 100.000 per kilogram. Cabai merah besar juga naik, yang tadinya paling mahal Rp 40.000 sekarang bisa Rp 90.000 per kilogram,” katanya.
Selain cabai, lanjut Aat, harga komoditi bawang putih, kemiri, serta berbagai jenis sayuran seperti kentang, wortel, kol, dan bawang juga naik. Naiknya harga sayuran akibat gagal panen di sejumlah daerah. “Kol yang biasanya Rp 5.000 sekarang jadi Rp 10.000. Wortel dari Rp 10.000 menjadi Rp 20.000, karena harga beli juga mahal. Bawang juga naik dari Rp 7.000 menjadi Rp 12.000,” ujarnya.
Menurut Aat, lonjakan harga cabai orange disebabkan terganggunya pasokan dari luar daerah, terutama dari Sumatera. Banjir yang melanda sentra produksi cabai di wilayah tersebut membuat distribusi ke Pandeglang tersendat. “Pasokan cabai kebanyakan dari Sumatera. Sekarang lahannya kebanjiran, jadi pengiriman ke sini hampir tidak ada. Sementara kebutuhan lagi tinggi jelang Nataru,” jelasnya.
Kata Aat, kenaikan harga sudah terjadi sejak sepekan terakhir dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga akhir tahun jika pasokan belum kembali normal. “Pembeli berkurang. Biasanya omzet sehari bisa Rp 1 juta, sekarang dapat Rp 300.000 susah,” tuturnya. (*)
Alarm Merah di KPK: Puluhan Pejabat Terendus Kekayaan Tak Masuk Akal
KITAINDONESIASATU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap temuan…
Tak Terima Merah Putih Dihina, RI Ambil Langkah Tegas ke Pemerintah Inggris
KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI angkat…
Nonton Mencintai Ipar Sendiri Tapi Bukan LK21, Lengkap Pemain, Jadwal Tayang dan Sinopsis Cerita
KITAINDONESIASATU.COM – Sinetron Mencintai Ipar Sendiri menjadi salah…
TRAGIS! Truk Tronton Tabrak Pemotor di Depan SPBU Driyorejo Gresik, Begini Kronologinya
KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di…
Panduan Lengkap Jadwal Misa Natal 2025 di Jakarta: Informasi Per Wilayah
KITAINDONESIASATU.COM – Perayaan Natal 2025 di DKI Jakarta…
Balai Besar BPOM Serang Tutup 18 Apotek di Banten
Selama 2025, sebanyak 32 apotek yang tergoong bandel mendapat tindakan dari Balai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Serang. Puluhan apotek tersebut melanggar ketentuan dan standar kefarmasian.
Ngantuk saat Berkendara! Dua Sepeda Motor Bertabrakan di Driyorejo Gresik, Begini Kondisi Korban
KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di…
Industri Pers di Pusaran Kata Benci Tapi Rindu
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan bahwa media massa di Indonesia saat ini sedang berada pada posisi yang krusial. “Perlu intervensi negara untuk menyelamatkan pers Indonesia,” katanya.
Nonton Film Putri Bintang Lima Full Movie Tapi Bukan LK21, Kisah Cinta Beda Latar Sosial
KITAINDONESIASATU.COM – Film Putri Bintang Lima kini dapat…
Kapolda Metro Jaya Tinjau Kesiapan Pengamanan Arus Mudik Nataru di Bandara Soekarno-Hatta
KITAINDONESIASATU.COM – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi…
Teror Email Bom Guncang Depok, Polisi Selidiki Pengirim Ancaman ke 10 Sekolah
KITAINDONESIASATU.COM – Kepolisian masih memburu sosok di balik…
Ledakan Hantam Panti Jompo di Pennsylvania, Dua Orang Tewas
KITAINDONESIASATU.COM – Ledakan dahsyat mengguncang sebuah panti jompo…
Makan Sambil Petik Buah! Agrowisata Mulyasari Jadi Destinasi Baru di Ciamis
KITAINDONESIASATU.COM – Rumah Makan Mulyasari yang berlokasi di…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
