Dalam hal pengawasan dan penegakan Perda, Denny menegaskan perlunya penerapan standar pelayanan dan SOP trantibum.
“Langkah-langkah terukur, bertahap dan humanis dalam penegakan Perda akan kami tempuh. Menguatkan kemitraan dengan Forkopimda dan membuka kanal partisipasi publik juga menjadi fokus kami,” jelasnya.
Harmonisasi Perencanaan Pembangunan
Selaras dengan dua aspek sebelumnya, Denboy juga menggarisbawahi pentingnya harmonisasi perencanaan pembangunan.
Menurutnya, perencanaan ke depan harus diterjemahkan secara tematik, holistik, integratif, dan spasial (THIS) sesuai dengan Visi Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang nantinya akan dituangkan dalam dokumen RPJMD 2025-2029.
“Selain itu, kami juga akan menyelaraskan dengan program nasional dan provinsi. Paling tidak ada empat program nasional yang harus diakselerasi, seperti Makan Siang Bergizi, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, dan pembentukan Koperasi Merah Putih,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Denny menyatakan, kunci sukses dalam menjalankan tugas sebagai Sekda adalah kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. (Nicko)

