Tata Kelola Keuangan Daerah
Di bidang keuangan daerah, Denboy menegaskan akan fokus pada peningkatan pendapatan daerah serta memastikan efektivitas dan efisiensi dalam belanja pembangunan. Upaya peningkatan pendapatan, lanjutnya, akan dilakukan melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi daerah.
Selain itu, Denny juga menyoroti pentingnya penguatan jejaring mitra strategis pendapatan daerah seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ikatan Notaris, Samsat, PHRI, dan unsur kewilayahan.
“Insentif dan disinsentif pajak dan retribusi daerah secara selektif, optimalisasi penagihan piutang pajak dan retribusi, serta membangun kemitraan untuk pendanaan alternatif juga menjadi prioritas,” jelasnya.
Denny menegaskan, langkah-langkah itu menjadi sumber utama pembiayaan program-program prioritas Kota Bogor.
“Sehebat apapun programnya, jika tidak ada uangnya, tidak akan berhasil dengan lancar,” tegas dia.
Ia juga menambahkan, peningkatan pendapatan akan dibarengi dengan prinsip belanja yang efektif dan efisien.
“Membawa semangat efisiensi tanpa mengurangi substansi,” ungkapnya.
Sebagai mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Denny juga menyoroti pentingnya belanja pembangunan yang terarah, khususnya terkait mandatory spending seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kepegawaian.
