“Harmonisasi alokasi anggaran pusat dan provinsi dengan APBD Kota Bogor, fokus anggaran pada janji politik dan program prioritas, serta komunikasi efektif dengan DPRD menjadi kunci,” paparnya.
Tata Kelola Kelembagaan
Di aspek kelembagaan, Denboy menyatakan akan membangun sinergi dan kolaborasi dengan 36 perangkat daerah, 4 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Peningkatan kapasitas SDM aparatur juga menjadi perhatian utamanya.
“SDM birokrasi adalah ruh yang menggerakan lokomotif pembangunan,” katanya.
Denny menyebutkan, upaya peningkatan kapasitas tersebut akan dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan (diklat), sekolah, serta program pelatihan kompetensi berlisensi, termasuk penguatan peran fungsional.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan kewilayahan.
“Penguatan anggaran dan SDM wilayah, serta peningkatan sarana prasarana di tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi perhatian. Jangan sampai ada ungkapan, ujung tombak sekaligus ujung tombok,” ujarnya sambil tersenyum.

