Berita Utama

Libur Panjang Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Terapkan One Way

×

Libur Panjang Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Terapkan One Way

Sebarkan artikel ini
Ribuan kendaraan padati Puncak pada libur akhir pekan di Minggu keempat Januari 2025. (Nicko)
Ribuan kendaraan padati Puncak pada libur akhir pekan di Minggu keempat Januari 2025. (Nicko

KITAINDONESIASATU.COM – Libur akhir pekan di minggu keempat Januari ini kawasan Puncak masih menjadi lokasi favorit warga untuk piknik. Sejak tengah malam, kawasan wisata Puncak di Bogor telah menjadi lautan kendaraan. Data dari kepolisian menunjukkan bahwa sekitar 8.000 kendaraan telah melintasi area ini, memaksa pihak berwenang untuk mengambil tindakan cepat guna mengendalikan kemacetan yang tak terhindarkan.

“Mulai pukul 00.00 WIB hingga saat ini, ada kurang lebih 8.000 kendaraan yang terpantau menuju Puncak,” ujar AKP Rizky Guntama, Kasat Lantas Polres Bogor, Sabtu 25 Januari 2025.

Sebagai langkah penanggulangan, sistem one way diberlakukan untuk memfasilitasi pergerakan kendaraan dari Jakarta menuju Puncak. “One way ini dilakukan agar kendaraan wisatawan bisa tetap bergerak tanpa terjebak terlalu lama,” tambah Rizky.

Namun demikian, rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional. “Kalau volume kendaraan sudah menurun, lalu lintas akan kembali normal,” jelasnya. Pantauan polisi menunjukkan bahwa sistem one way kemungkinan akan diterapkan hingga siang hari, tergantung kondisi lalu lintas.

Selain tingginya volume kendaraan, beberapa titik rawan kemacetan seperti Pasir Muncang dan Megamendung juga menjadi perhatian. “Bottleneck di area tersebut, ditambah aktivitas warga yang menyeberang jalan, menjadi tantangan tersendiri,” tutur Rizky.

Kebijakan ganjil genap sempat diberlakukan pagi tadi mulai pukul 06.00 WIB. Namun, tingginya volume kendaraan membuat kebijakan tersebut belum mampu meredakan kemacetan.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Puncak hari ini, diimbau untuk bersabar dan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. “Jangan lupa untuk selalu mengutamakan keselamatan,” imbau Rizky.

Sakti, warga Pamulang, Tangerang Selatan mengaku sengaja mengajak istri dan dua anaknya pada Sabtu (25/1/2025) ini karena khawatir terkena macet panjang jika berangkat pada Senin atau Rabu pekan depan di hari libur nasional.

“Anak-anak minta berangkat hari ini, kalau Minggu besok atau Senin pasti macet panjang seperti bulan lalu,” katanya saat ditemui kitaindonesiasatu.com. (Nicko/Yo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *