KITAINDONESIASATU.COM – Kepanikan melanda Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (16/11), sore. Sebuah kebakaran besar mengamuk di kawasan Jalan Pelita VIII dan menghanguskan sedikitnya 50 rumah dalam hitungan menit.
Kapusdatin BPBD, Mohamad Yohan, mengungkapkan bahwa kobaran api melalap empat RT sekaligus (RT 007, 008, 009, dan 010), dan membuat 100 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
“Total ada 50 rumah terdampak,” tegas Yohan dalam keterangannya.
Lebih dari delapan instansi diterjunkan untuk memadamkan si jago merah, yakni Dinas Gulkarmat, BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, Tagana, hingga aparat kepolisian dan TNI. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 18.42 WIB, setelah lebih dari dua jam perjuangan di tengah kepulan asap tebal.
Hanya satu korban luka ringan tercatat, warga yang tersetrum saat berusaha menyelamatkan diri, dan kini sudah mendapatkan penanganan PMI. Namun dampak pengungsian jauh lebih besar, 350 jiwa terpaksa dievakuasi ke Lapangan Taman Jati.
Yohan menyebut korsleting listrik diduga menjadi penyebab awal tragedi ini, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp1,3 miliar.
Sementara itu, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat pukul 16.30 WIB di permukiman padat Gang Pelita 10, Tomang Banjir Kanal. Sebanyak 20 unit pemadam dan 100 personel langsung dikerahkan dalam operasi besar-besaran.
“Status pemadaman sudah kuning, api terkendali, namun proses pendinginan masih berlangsung,” ujarnya. (*)
