Berita UtamaNews

Haji 2026 Siap Digelar, Persiapan Layanan Disebut Sudah 100% di Depan Mata

×

Haji 2026 Siap Digelar, Persiapan Layanan Disebut Sudah 100% di Depan Mata

Sebarkan artikel ini
Gus Irfan
Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf. (Dok. Humas Kemenag)

KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa persiapan layanan haji 2026 hampir rampung total dan kini tinggal tahap pengecekan akhir sebelum operasional dimulai.

Dari akomodasi hingga transportasi, semuanya disebut sudah siap tempur. Di Mekah, sebanyak 177 hotel telah disiapkan di berbagai kawasan strategis, sementara di Madinah tersedia 100 hotel yang berlokasi dekat Masjid Nabawi.

Layanan konsumsi pun tak kalah masif: 51 dapur di Mekah dan 23 dapur di Madinah siap melayani kebutuhan jemaah. Sementara armada transportasi lengkap disiagakan, mulai dari bus antarkota hingga bus selawat yang beroperasi 24 jam menuju Masjidil Haram.

Tak hanya itu, bus khusus masyair juga telah disiapkan untuk mengantar jemaah ke Arafah, Muzdalifah, hingga Mina saat puncak ibadah haji.

Di sektor kesehatan, sebanyak 40 klinik di Mekah dan 5 di Madinah siap siaga, didukung tenaga medis di setiap kloter. Bahkan, kerja sama dengan Saudi German Hospital dilakukan demi menjamin pelayanan maksimal.

Salah satu gebrakan penting tahun ini adalah distribusi kartu nusuk yang akan dibagikan sejak di Indonesia—menghindari kekacauan seperti tahun sebelumnya yang membuat banyak jemaah kesulitan masuk ke Masjidil Haram.

Operasional haji sendiri akan dimulai pada 21 April 2026, dengan keberangkatan pertama dijadwalkan sehari setelahnya. Puncak haji diperkirakan terjadi pada 25–26 Mei 2026, sementara pemulangan dimulai awal Juni hingga 1 Juli 2026.

Sebanyak 16 embarkasi telah disiapkan, termasuk tambahan baru di Cipondoh dan Yogyakarta. Sistem fast track juga tersedia di empat bandara besar untuk mempercepat proses keberangkatan.

Di tengah tensi konflik Timur Tengah, pemerintah tetap menjadikan keselamatan jemaah sebagai prioritas utama. Presiden Prabowo Subianto bahkan menegaskan, selama tidak ada larangan resmi dari pihak Arab Saudi, pemberangkatan haji tetap berjalan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *