Sepakbola

Kejutan Besar, Javier Mascherano Mundur di Puncak Kejayaan

×

Kejutan Besar, Javier Mascherano Mundur di Puncak Kejayaan

Sebarkan artikel ini
Javier Mascherano mundur sebagai pelatih Inter Miami.
Javier Mascherano mundur sebagai pelatih Inter Miami.

KITAINDONESIASATU.COM – Kabar mengejutkan mengguncang dunia sepak bola. Javier Mascherano resmi mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala Inter Miami-tim yang diperkuat megabintang Lionel Messi.

Keputusan mendadak ini diumumkan langsung oleh Mascherano pada Selasa (14/4) malam WIB. Ia mengaku mundur karena alasan pribadi, meski baru saja membawa klub menjalani musim paling gemilang dalam sejarah mereka.

“Saya memutuskan mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih kepala Inter Miami,” ujar Mascherano, yang juga pernah menjadi rekan setim Messi di level klub dan timnas Argentina.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada manajemen, staf, pemain, dan para suporter atas dukungan luar biasa selama masa kepemimpinannya di klub milik David Beckham tersebut.

Kepergian Mascherano terasa makin dramatis karena datang di puncak kejayaan. Di musim perdananya, pelatih berusia 41 tahun itu sukses mengantar Inter Miami meraih dua trofi besar, termasuk gelar MLS Cup pertama sepanjang sejarah klub dan juara Wilayah Timur.

Tak hanya itu, di bawah arahannya, Inter Miami tampil menggila sepanjang musim 2025 dengan torehan 101 gol di semua kompetisi-termasuk rekor 20 gol di babak playoff-serta menjalani total 58 pertandingan penuh aksi.

Prestasi mereka juga mengguncang panggung dunia. Inter Miami mencetak sejarah di ajang Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 dengan menjadi tim MLS pertama yang lolos ke fase gugur. Bahkan, mereka juga jadi tim Concacaf pertama yang mampu menumbangkan klub Eropa dalam laga resmi internasional!

Di level regional, dominasi Inter Miami tak terbendung dengan menembus semifinal Concacaf Champions Cup dan kembali melaju ke final Leagues Cup.

Managing Owner klub, Jorge Mas, pun memberikan penghormatan tinggi atas kontribusi Mascherano, menyebutnya sebagai sosok penting dalam sejarah klub.

Kini, tongkat estafet sementara akan dipegang oleh Guillermo Hoyos untuk menghadapi laga-laga berikutnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *