KITAINDONESIASATU.COM – Kabar yang ditunggu jutaan rakyat akhirnya datang. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik hingga Hari Raya Idul Fitri 2026 — sekalipun harga minyak dunia melonjak akibat konflik global.
Pernyataan tersebut itu disampaikan Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, menjelang rapat terbatas bersama Presiden untuk membahas isu-isu strategis nasional, terutama sektor energi dan pangan.
“Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan sampai Hari Raya tidak ada kenaikan apa-apa. Sekalipun terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran,” katanya.
Bahlil mengakui ketegangan antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat berdampak pada naik-turunnya harga minyak global. Namun ia memastikan gejolak tersebut tidak akan menggoyang harga BBM subsidi di dalam negeri hingga Lebaran.
Tak hanya soal harga, pemerintah juga mengklaim pasokan energi dalam kondisi aman. Hasil rapat dengan Dewan Energi Nasional memastikan stok BBM dan LPG mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
“Stok BBM kita insyaallah aman, termasuk LPG,” ujarnya.
Untuk BBM non-subsidi, Bahlil menjelaskan harganya mengikuti mekanisme pasar sesuai regulasi yang berlaku, yakni Peraturan Menteri ESDM 2022. Artinya, harga bisa menyesuaikan dengan pergerakan minyak dunia. (*)





