Gempa berkekuatan dahsyat itu berasal dari seismic gap Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut.
Seismic gap yaitu wilayah di sepanjang batas lempeng aktif yang tidak mengalami gempa besar atau gempa selama lebih dari 30 tahun.
Menurut BMKG Megathrust tersebut dapat memicu gempa dengan kekuatan yang cukup besar.
Untuk Megathrust Selat Sunda bisa mencapai kekuataan maksimal hingga M 8,7 sementara Megathrust Mentawai-Siberut M 8,9.
- HP Rp3 Jutaan November 2026: Daftar Harga Samsung, Redmi, Oppo, vivo hingga Infinix Terbaru
- Meta Diam-Diam Kembangkan Robot Humanoid Max Bersama Perusahaan China, Generasi Kedua Sudah Disiapkan!
- Dominasi Pertarungan Sepang: Marc Marquez Juara 1 MotoGP Malaysia 2026
- Jadwal Salat Jakarta Senin 2 November 2026
- Waspada Hujan Sore Hari di Jakarta pada Senin 2 November 2026
Kapan itu bisa terjari ?
Dikatakan oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono bahwa gempa dahsyat itu tinggal menunggu waktu saja, jadi kapanpun bisa terjadi.
“Rilis gempa di kedua segmen megathrust ini boleh dikata ‘tinggal menunggu waktu’ karena kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar,” ujar Daryono dikutip dari Kompas.com.
Megathrust Selat Sunda ini berpotensi menyebabkan gempa besar berkekuatan M 8,7 namun tidak menutup kemungkinan, kekuatan gempa di wilayah tersebut bisa mencapai M 9 atau lebih.
Ada kemungkinan gempa akibat Megathrust Selat Sunda memicu tsunami yang lebih tinggi ketika gempa berkekuatan M 9,3 melanda Aceh pada 2004 silam. Selain itu, Megathrust Mentawai-Siberut berpotensi memicu gempa besar di masa yang akan datang pernah menimbulkan beberapa bencana sejak 1994.
- HP Rp3 Jutaan November 2026: Daftar Harga Samsung, Redmi, Oppo, vivo hingga Infinix Terbaru
- Meta Diam-Diam Kembangkan Robot Humanoid Max Bersama Perusahaan China, Generasi Kedua Sudah Disiapkan!
- Dominasi Pertarungan Sepang: Marc Marquez Juara 1 MotoGP Malaysia 2026
- Jadwal Salat Jakarta Senin 2 November 2026
- Waspada Hujan Sore Hari di Jakarta pada Senin 2 November 2026
Terkait gempa Megathrust, saat ini BMKG sudah menyiapkan system monitoring, processing, dan diseminasi informasi gempabumi juga peringatan dini tsunami yang semakin cepat dan akurat.
Upaya lainnya adalah memberikan edukasi, pelatihan mitigasi, drill, evakuasi, berbasis pemodelan tsunami kepada pemerintah daerah, stakeholder, masyarakat, pelaku usaha pariwisata pantai, dan industri pantai serta infrastruktur kritis, seperti pelabuhan dan bandara pantai.






