KITAINDONESIASATU.COM – Meta Platforms semakin serius mengembangkan teknologi robot humanoid untuk memasuki pasar perangkat pintar berbasis kecerdasan buatan (AI).
Perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp tersebut dilaporkan telah membangun prototipe robot humanoid bernama Max bersama perusahaan robotika asal China, Fourier. Pengembangan robot tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan.
Laporan The Information pada 31 Oktober 2026 menyebutkan bahwa Meta kini mulai mengembangkan generasi kedua yang diberi nama Max 2.
Langkah ini menjadi perkembangan penting dalam ambisi perusahaan menghadirkan robot yang mampu membantu aktivitas manusia, khususnya pekerjaan rumah tangga.
Robot Max memiliki tinggi sekitar 1,5 meter dan berat kurang lebih 48 kilogram. Perangkat tersebut dikembangkan sebagai bagian dari upaya Meta menggabungkan kemampuan AI dengan teknologi robotika.
Fitur Robot Humanoid Meta dan Ambisi Menguasai Pasar Robotika
Prototipe Max dilengkapi sejumlah teknologi yang dirancang agar dapat berinteraksi dengan lingkungan manusia. Berikut beberapa kemampuan yang menjadi perhatian dalam pengembangannya.
- Kecerdasan Buatan: Robot dirancang untuk menjadi representasi fisik agen AI Muse milik Meta dalam menjalankan berbagai aktivitas.
- Tangan Lima Jari: Memungkinkan robot mengambil dan memegang benda berukuran kecil, seperti botol dan mainan.
- Sensor Pengenalan: Max dirancang mengenali suara manusia dari jarak sekitar lima meter serta gerakan tangan dari jarak tiga meter.
- Ekspresi Wajah Digital: Bagian mata dan mulut dilengkapi layar yang dapat menampilkan ekspresi menyerupai manusia.
- Chip Nvidia Jetson Thor: Digunakan untuk mendukung pemrosesan komputasi pada perangkat robot.
Sementara itu, Max 2 sedang dikembangkan dengan sejumlah peningkatan, termasuk desain tubuh baru, kemampuan manipulasi tangan yang lebih baik, proyektor, serta sensor tambahan untuk membantu navigasi tangga.



