KITAINDONESIASATU.COM – Jus tomat bukan sekadar minuman yang kaya vitamin dan antioksidan. Konsumsi secara rutin juga berpotensi membantu mengendalikan tekanan darah pada sebagian orang.
Namun, manfaat ini perlu dipahami secara tepat karena jus tomat tidak selalu aman dikonsumsi tanpa batas, terutama bagi penderita penyakit ginjal dan orang yang menggunakan obat-obatan tertentu.
Sebuah penelitian selama satu tahun menemukan bahwa konsumsi jus tomat tanpa tambahan garam setiap hari berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik pada peserta yang memiliki tekanan darah tinggi tetapi belum menjalani pengobatan.
Penurunannya tercatat sekitar empat poin, berdasarkan laporan yang dikutip situs kesehatan Health.
Meski hasil tersebut menjanjikan, jus tomat tidak bisa dianggap sebagai pengganti obat tekanan darah. Efeknya juga dapat berbeda pada setiap orang, bergantung pada kondisi kesehatan, pola makan, dan faktor lainnya.
Mengapa Jus Tomat Berpotensi Membantu Menurunkan Tekanan Darah?
Potensi manfaat jus tomat terhadap tekanan darah berkaitan dengan kandungan likopen dan kalium. Kedua zat ini memiliki peran berbeda dalam mendukung fungsi tubuh, termasuk kesehatan pembuluh darah dan pengaturan tekanan darah.






