KITAINDONESIASATU.COM – Kekeringan masih menghantui warga RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) terdampak kesulitan air bersih sehingga BPBD Jember kembali menyalurkan 5.000 liter air pada Jumat, 25 September 2026 malam.
Distribusi air bersih tersebut dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan.
Bantuan kali ini menjadi penyaluran ke-18 untuk warga terdampak kekeringan di wilayah tersebut.
Air sebanyak 5.000 liter disalurkan ke tandon milik warga yang telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi ini menunjukkan persoalan kekeringan di kawasan tersebut belum sepenuhnya teratasi.
Sumur Warga Mengering Sejak Juli 2026
Anggota TRC BPBD Jember, Iwan Mujiartono, menjelaskan bahwa sejumlah sumur warga mulai mengalami kekeringan sejak Juli 2026.
Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengandalkan distribusi air bersih secara berkala.
“Sejak Juli 2026, beberapa sumur warga mulai mengalami kekeringan. Kedalamannya sekitar 8 sampai 10 meter, sementara sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman,” kata Iwan.
Petugas BPBD tiba di lokasi setelah bergerak sekitar pukul 18.00 WIB. Proses distribusi air ke tandon warga dilakukan sekitar pukul 19.35 WIB.
Selain menyalurkan bantuan air, petugas memberikan edukasi kebencanaan serta memantau kondisi masyarakat.






