KITAINDONESIASATU.COM — Sebuah aksi penembakan brutal guncang sebuah gereja di Desa Hmoud, Karak, Yordania, mengakibatkan sedikitnya tujuh orang tewas di lokasi kejadian, Jumat 23 Oktober 2026. Insiden berdarah yang terjadi saat upacara pemakaman berlangsung ini mengejutkan warga sekitar dan langsung memicu kepanikan massal di kawasan pemukiman tersebut.
Menurut saksi mata, tiga pria bersenjata tiba-tiba menerobos masuk ke dalam area gereja dan melepaskan tembakan secara acak ke arah jemaat. Selain korban tewas, beberapa orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Raja Abdullah II mengecam keras aksi penyerangan terhadap jemaah gereja di Karak. Aparat kepolisian dan pasukan keamanan Yordania masih memburu pelaku. Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki motif di balik serangan mematikan tersebut dan memperketat penjagaan di sekitar fasilitas keagamaan.
Raja Abdullah II berjanji akan menindak tegas pelaku penembakan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang sementara penyelidikan mendalam terus berlangsung.(*)






