Daerah

Kota Kendari Dikepung Banjir, 2.985 Warga Terdampak dan Ratusan Rumah Terendam

×

Kota Kendari Dikepung Banjir, 2.985 Warga Terdampak dan Ratusan Rumah Terendam

Sebarkan artikel ini
BANJIR KENDARI
Tim SAR evakuasi korban banjir di Kendari. (Dok. Basarnas)

KITAINDONESIASATU.COM – Bencana banjir melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan dampak yang makin mengkhawatirkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mencatat sedikitnya 657 unit rumah terendam banjir dan sekitar 2.985 jiwa terdampak akibat cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah tersebut.

Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, mengungkapkan bahwa banjir menyebar di 15 titik berbeda dan merendam sejumlah kawasan permukiman padat penduduk.

“Data sementara ada 15 titik lokasi banjir,” ujar Cornelius, Senin (11/5).

Wilayah paling parah terjadi di Kelurahan Kambu. Di kawasan Jalan Mangkeray, sekitar 100 rumah terendam, sementara di Jalan Hidayatullah sebanyak 76 bangunan ikut dikepung banjir.

Tak kalah memprihatinkan, banjir juga meluluhlantakkan Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga. Sedikitnya 153 rumah di lima RT terendam akibat meluapnya Sungai Wanggu yang tak mampu menahan debit air tinggi.

Sementara itu, di Kelurahan Baruga, sebanyak 23 rumah di RT 7, RT 8, dan RT 19 ikut terdampak genangan banjir. Kondisi serupa juga terjadi di Kelurahan Poasia, di mana 109 rumah di Jalan Kedondong dan Jalan Kampung Baru terendam air.

Teror banjir juga menghantam Kelurahan Wua-Wua. Puluhan rumah di sembilan RT terdampak, termasuk 19 bangunan di Jalan La Ode Hadi Lorong Veteran yang ikut terendam.

Tak hanya permukiman, bencana ini juga merusak infrastruktur dan sektor pertanian. Sawah seluas 50 hektare di Kelurahan Baruga dilaporkan rusak, sementara sejumlah ruas jalan di Kota Kendari ikut mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.

Situasi makin mencekam setelah longsor ikut menerjang sejumlah wilayah. Enam rumah di Anduonohu dan satu rumah di Kecamatan Kendari Barat dilaporkan rusak akibat tertimpa material longsor.

BPBD Kota Kendari kini mengimbau masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan di tengah cuaca yang masih berpotensi ekstrem. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *