KITAINDONESIASATU.COM – Duka menyelimuti Waduk Jangari, Cianjur, Jawa Barat. Setelah dua hari pencarian penuh drama dan cuaca ekstrem, petugas gabungan akhirnya menemukan jasad Dagus Pribadi (22), pekerja kolam jaring apung asal Kecamatan Cidaun yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang menuju lokasi memancing bersama rekannya, Minggu (10/5).
Korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari titik awal hilang, diduga terseret arus bawah waduk yang cukup kuat. Tim Basarnas Cianjur bersama puluhan personel gabungan harus memperluas area pencarian menggunakan perahu karet demi menemukan tubuh korban di tengah kondisi cuaca yang masih buruk.
Kepala Basarnas Cianjur, Andhika Zein, mengungkapkan jasad korban langsung dievakuasi ke puskesmas setempat untuk proses visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam,” ujarnya.
Operasi pencarian Dagus pun resmi dihentikan. Namun perjuangan tim SAR belum berakhir. Petugas kini kembali memusatkan perhatian pada pencarian seorang anak laki-laki asal Kecamatan Campaka yang sudah enam hari hilang terseret arus Sungai Cisokan.
Pencarian korban kedua berlangsung dramatis. Tebalnya eceng gondok yang menutupi permukaan Waduk Jangari membuat proses penyisiran menjadi sangat sulit. Bahkan, tim gabungan sampai menerjunkan drone untuk memantau area waduk dari udara demi mempercepat pencarian sebelum batas waktu operasi berakhir.
Sebanyak 79 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, PMI, hingga relawan diterjunkan dalam operasi besar-besaran itu. Mereka menyisir sungai sejauh 50 kilometer menggunakan dua perahu karet dan pengawasan drone di tengah medan berat dan arus yang berbahaya.
Tim SAR berharap jasad korban kedua dapat segera ditemukan sebelum masa pencarian resmi ditutup pada Senin. (*)
