Daerah

Serang Mobil Warga, Anggota KKB Tumbang dalam Operasi Polisi di Dogiyai

×

Serang Mobil Warga, Anggota KKB Tumbang dalam Operasi Polisi di Dogiyai

Sebarkan artikel ini
Tewas dalam Kecelakaan
Ilustrasi tewas.

KITAINDONESIASATU.COM – Situasi mencekam terjadi di jalur trans Nabire-Paniai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Aparat kepolisian terlibat kontak tembak sengit dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) setelah kelompok tersebut diduga menyerang kendaraan warga yang melintas di kawasan itu.

Dalam operasi penindakan yang berlangsung dramatis, satu anggota KKB dilaporkan tewas setelah ditembak aparat saat mencoba melawan petugas.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, aparat bergerak cepat usai menerima laporan masyarakat terkait aksi gangguan keamanan yang meresahkan pengguna jalan di jalur trans Nabire–Paniai.

“Anggota langsung melakukan pengamanan di lokasi setelah menerima laporan,” ujarnya, Minggu (10/5).

Ketegangan memuncak saat personel polisi yang dibantu BKO Brimob tiba di lokasi dan mendapat perlawanan bersenjata dari kelompok tersebut. Kontak tembak pun tak terhindarkan.

Aparat kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur hingga berhasil melumpuhkan seorang anggota KKB yang belakangan diketahui bernama Napison Tebai, anggota TPNPB-OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda.

Selain menewaskan satu anggota kelompok bersenjata, polisi juga menyita sejumlah barang bukti mengejutkan dari lokasi kejadian. Di antaranya satu pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm lengkap dengan amunisi, senjata tajam, hingga berbagai barang yang diduga milik kelompok tersebut.

Di tengah baku tembak, seorang sopir berinisial AP turut menjadi korban setelah mengalami luka-luka akibat serangan. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Moenamani, Dogiyai, untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Pelaksana Tugas Kapolres Dogiyai AKBP Denis Arya Putra mengungkapkan bahwa aksi kelompok bersenjata itu tidak hanya berupa penembakan terhadap kendaraan sipil, tetapi juga perusakan mobil warga yang melintas di kawasan rawan tersebut.

Pasukan Brimob Resimen III yang sedang melakukan patroli rutin langsung menyisir wilayah Kali Kasuari dan Kampung Idadagi guna memburu anggota kelompok lainnya yang diduga masih berada di sekitar lokasi.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata yang terlibat dalam serangkaian aksi teror di Papua Tengah tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *