KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah studi terbaru dari Italia mengungkap bahwa perubahan gaya hidup sederhana dapat memberikan dampak besar bagi penyintas kanker.
Penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Cardiology ini memantau kondisi kesehatan 849 penyintas kanker dan menemukan bahwa kebiasaan sehat berbasis kesehatan jantung berkaitan erat dengan umur yang lebih panjang dan kualitas hidup yang lebih baik.
Hasil riset tersebut, yang juga dibahas dalam program kesehatan With the Wise, menyoroti bahwa meskipun kemajuan diagnosis dan terapi kanker telah meningkatkan angka kelangsungan hidup, para penyintas masih menghadapi risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular, gangguan metabolik, serta masalah kesehatan kronis.
Kondisi ini kerap dipengaruhi oleh efek jangka panjang kemoterapi, radioterapi, maupun pola hidup setelah masa pemulihan.
Peneliti menegaskan bahwa pencegahan pasca-kanker tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan lanjutan. Perilaku sehari-hari justru menjadi kunci utama untuk menekan risiko kekambuhan dan penyakit kronis lain.
Dari temuan tersebut, studi ini merumuskan tujuh kebiasaan dasar yang dinilai krusial bagi penyintas kanker.





