Lifestyle

Mendulang Berkah Dzulhijjah: Amalan Utama di Hari Tarwiyah dan Arafah

×

Mendulang Berkah Dzulhijjah: Amalan Utama di Hari Tarwiyah dan Arafah

Sebarkan artikel ini
Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun
ilustrasi berdoa. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki bulan Dzulhijjah, umat Muslim diimbau untuk mengoptimalkan ibadah, khususnya pada hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan hari Arafah (9 Dzulhijjah). Kedua hari ini merupakan momentum krusial yang sarat akan limpahan rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

Pada hari Tarwiyah, amalan yang sangat dianjurkan bagi yang tidak berhaji adalah memperbanyak ibadah puasa sunah Tarwiyah. Selain itu, umat Muslim dianjurkan mengidupkan malamnya dengan salat sunah dan memperbanyak zikir, terutama tahlil, tahmid, dan takbir untuk mengagungkan asma Allah.

Memasuki hari Arafah, intensitas ibadah perlu ditingkatkan melalui puasa Arafah, yang keutamaannya dapat menghapus dosa dua tahun. Pada hari ini, zikir terbaik yang diajarkan Rasulullah SAW adalah membaca:

“Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir.”

Ulama terkenal KH Ilham Humaidi mengungkapkan bacaan tersebut bagus dibaca sebanyak 1.000 kali usai salat Magrib pada malam Arafah hingga dini hari. Kemudian pada hari Arafah, Selasa 26 Mei 2026 dianjurkan membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 1.000 mulai habis Subuh hingga menjelang Ashar.

Setelah Ashar hingga Magrib berdoa meminta hajat dunia dan akhirat. Insya Allah doa pada hari Arafah dikabulkan Allah SWT.

Membaca kalimat tauhid tersebut beserta istighfar secara berulang dapat mendekatkan diri pada ampunan dan pembebasan dari api neraka. Kombinasi puasa, zikir, dan doa di kedua hari ini menjadi sarana terbaik meraih keberkahan Dzulhijjah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *