KITAINDONESIASATU.COM – Kasus pembunuhan sadis yang terjadi Jl W Mongisidi, Kecamatan Kota Nganjuk, Jawa Timur menggemparkan warga, Selasa (25/11/2025) malam sekitar pukul 23:30 WIB.
Dalam peristiwa itu dua orang wanita diketahui seorang emak dan anaknya tewas dan seorang anak perempuan lainnya mengalami kritis yang dilarikan di RS Bahayangkara Nganjuk.
Pelaku tidak hanya membunuh para korban, namun usai melakukan aksi pembunuhan pelaku membakar tempat tinggal korban, hingga korban ketiga mengalami luka bakar.
Dua korban tewas diketahui adalah Elvi Nurhayati (41) dan anaknya Ellinda Jelsa Ija Eldianti (22) serta anak kedua Elda Dwi Intan Meylani (19) mengalami luka-luka serius saat ini dalam perawatan di RS Bhayangkara Nganjuk, mereka warga Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
Dari informasi yang diperoleh Elvi Nurhayati meninggal akibat dihujani 17 tusukan disekujur tubuhnya, begitu juga dengan Eldianti dan Elda juga banyak mengalami tusukan di bagian punggung dan pura-pura pingsan hingga terselamatkan.
Dari keterangan diperoleh Elda Dwi Intan kini kondisinya kritis sedang dalam perawatan untuk pemulihan luka berat yang dialami akibat luka bakar, karena kamar kos dibakar pelaku.
Situasi di tempat kejadian perkara terlihat porak poranda saat petugas melakukan identifikasi kondisinya berantakan karena sejumlah warga melakukan pemadaman di dalam kamar kos yang terbakar itu.
Beberapa sudut ruangan mengalami kerusakan akibat aksi kekerasan itu, ditemukan banyak air akibat upaya pemadaman kebakran dai sejumlah warga yang menyiram korban api dengan air.
Polisi menemukan tanda-tanda bekas pembakaran termasuk sebuah sofa yang terbakar hangus di dalam kamar korban sementara salah satu korban meninggal merupakan anggota polisi yang bertugas di Polres Nganjuk.
Kini lokasi kejadian perkara dipasang garis polisi untuk mengamankan TKP, dengan total korban berjumlah 3 orang dua diantaranya sudah meninggal dunia dan seorang kristis sedang dalam perawatan.
Informasi awal disebutkan jika pelaku diduga melakukan aksi pembunuhan kepada para korban kemudian melakukan pembakaran untuk menghilangkan jejak dari pembunuhan itu.
Menurut informasi pelaku berhasil diamankan beberapa jam setelah peristiwa itu terjadi, petugas menangkap pelaku di wilayah Kecamatan Baron, Nganjuk.
Pelaku pembunuhan diduga pria berinisial DS (30) warga Desa Jogomerto Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, pelaku diduga merupakan pacar dari salah satu korban.
Dari keterangan yang beredar identitas pelaku belum dipublikasikan, karena polisi masih sedang melakukan pendalaman pemeriksaan, namun isu yang beredar menyebutkan kasus pembunuhan adanya dugaan kasus asmara yang menjadi pemicu insiden berdarah tengah malam di ketenangan Kota Nganjuk ini. **


