SepakbolaSport

Ronaldo Tak Kuasa Air Mata!

×

Ronaldo Tak Kuasa Air Mata!

Sebarkan artikel ini
Ronaldo vs Yamal
Ronaldo gagal bawa Portugal ke final (FIFA)

Di bawah mistar, Diogo Costa tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya dari Lamine Yamal dan Alex Baena. Ia juga melakukan penyelamatan penting saat menepis tendangan bebas Yamal sehingga menjaga Portugal tetap bertahan hingga menit-menit akhir.

Namun, ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Spanyol justru memecah kebuntuan. Ferran Torres mengirim umpan terobosan kepada Mikel Merino yang lolos tanpa kawalan. Gelandang Arsenal itu kemudian melepaskan tembakan melengkung ke sudut bawah gawang untuk memastikan kemenangan La Roja.

Spanyol Cetak Rekor, Ronaldo Berpeluang Pensiun dari Piala Dunia

Kemenangan atas Portugal memperpanjang catatan impresif tim besutan Luis de la Fuente. Spanyol kini tak terkalahkan dalam 35 pertandingan beruntun dan hanya terpaut dua laga dari rekor dunia milik Italia.

Selain itu, De la Fuente menjadi pelatih ketiga dalam sejarah yang tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan pertama di turnamen besar, mengikuti jejak Aime Jacquet dan Louis van Gaal. La Roja juga mencatat enam clean sheet berturut-turut di Piala Dunia, rekor baru sepanjang sejarah kompetisi.

Meski Lamine Yamal tidak tampil sebaik biasanya, pemain berusia 18 tahun itu tetap menjadi ancaman di sisi kanan sebelum Nuno Mendes mengalami cedera.

Seusai laga, momen ketika Yamal menghampiri dan menghibur Ronaldo menjadi salah satu gambar paling menyentuh, seolah menandai pergantian generasi antara legenda yang mulai menutup karier dan bintang muda yang sedang bersinar.

Legenda Inggris, Wayne Rooney, menilai Spanyol layak meraih kemenangan karena tampil lebih tenang dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Sementara itu, mantan striker Chris Sutton mengkritik keputusan pelatih Roberto Martinez yang tetap mempertahankan Ronaldo sepanjang laga.

Menurut Sutton, Portugal pernah sukses ketika berani mencadangkan Ronaldo pada Piala Dunia 2022, saat Goncalo Ramos mencetak hattrick. Ia menilai kegagalan melakukan perubahan menjadi salah satu penyebab tersingkirnya Portugal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *