Sepakbola

Jelang Indonesia vs Jepang, Rumput GBK jadi Sorotan

×

Jelang Indonesia vs Jepang, Rumput GBK jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Jelang Indonesia vs Jepang, Rumput GBK jadi Sorotan
Jelang Indonesia vs Jepang, Rumput GBK jadi Sorotan

KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang laga antara Timnas Indonesia dan Jepang di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, kondisi rumput Stadion Gelora Bung Karno (GBK) kembali menjadi sorotan. 

Banyak komentar dari publik memenuhi akun Instagram resmi Timnas Indonesia (@timnas), yang mengkritik kualitas rumput GBK saat para pemain Indonesia dan Jepang menjalani latihan resmi pada Kamis, 14 November 2024.

Salah satu komentar dari akun Instagram @timnasmedianews menilai buruknya kualitas lapangan sebagai hal memalukan, terutama mengingat tingginya nilai pasar Timnas Indonesia yang mencapai Rp540 miliar. 

Meskipun stadion ini sudah lama tidak digunakan setelah beberapa waktu rehat, lapangan rumputnya tetap dianggap tidak dalam kondisi ideal dan selalu menjadi bahan kritikan netizen setiap kali ada pertandingan internasional.

BACA JUGA : Wota Merapat, JKT48 Meriahkan Pertandingan Indonesia vs Jepang 

Erick Thohir sendiri sempat meninjau GBK pada 8 November 2024 dan menyatakan puas dengan kondisi rumputnya. 

Namun, menjelang laga krusial melawan Jepang pada Jumat, 15 November 2024 pukul 19.00 WIB, komentar publik menunjukkan ketidakpuasan. 

Indonesia, yang tergabung di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China, kini berada di dasar klasemen dengan perolehan 3 poin hasil dari 3 kali seri dan 1 kekalahan.

Pemain Jepang Ikut Beri Komentar 

Kualitas rumput GBK ini juga mendapat sorotan dari pemain Jepang, Takumi Minamino. 

“Ini (lapangan) tidak merata, ada beberapa bagian yang agak lunak, ada yang memantul, dan ada yang terasa seperti sesuatu akan terjadi jika saya melakukan tembakan,” ujarnya.

Kondisi rumput yang tidak merata dan terlihat tidak terawat ini memicu keluhan dari netizen. 

Banyak yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap pihak pengelola GBK yang dianggap tidak serius dalam merawat lapangan.

“Hadeh, rumputnya, diberi waktu untuk diperbaiki tapi tetap saja tidak benar,” tulis salah satu netizen yang merasa tidak puas dengan hasil perbaikan rumput tersebut.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *