KITAINDONESIASATU.COM – Malam final Liga Champions 2024/25 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Paris Saint-Germain dan bintang mudanya, Desire Doue.
Dalam kemenangan luar biasa 5-0 atas Inter Milan, Doue yang baru berusia 19 tahun tampil gemilang dan menorehkan sejarah, menyamai rekor legenda sepak bola Cristiano Ronaldo.
Di laga final pertamanya, Doue langsung mencetak gol dan assist, menjadikannya pemain termuda yang pernah mencatatkan kontribusi ganda di final Liga Champions – memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh nama-nama besar seperti Patrick Kluivert (Ajax, 1995) dan Carlos Alberto (Porto, 2004).
Aksinya yang luar biasa di babak pertama membuka jalan bagi gol pembuka Achraf Hakimi, sebelum Doué sendiri mencetak gol indah dari luar kotak penalti.
Tak berhenti sampai di situ, Doue kembali mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua, mencetak gol kedua pribadinya dan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang terlibat langsung dalam tiga gol atau lebih di final Liga Champions.
Pencapaian tersebut menyamai rekor Cristiano Ronaldo pada final 2014, ketika membawa Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid di Lisbon.
Tantangan
Perjalanan Doue musim ini bukan tanpa tantangan. Ia memulai sebagai pemain cadangan, kalah bersaing dengan Bradley Barcola, namun kerja keras dan determinasi luar biasa membuatnya pantas menjadi sorotan utama.
Musim ini, Doué mengoleksi 15 gol dan 15 assist di semua kompetisi – bukti kematangan dan potensi besarnya.
Di tengah euforia kemenangan PSG, Doue menjadi simbol harapan baru. Di usia 19 tahun, namanya kini berdiri sejajar dengan legenda-legenda besar sepak bola dunia.

