Sepakbola

Kursi Panas Liverpool Mengarah ke Iraola, Pengganti Arne Slot Makin Jelas

×

Kursi Panas Liverpool Mengarah ke Iraola, Pengganti Arne Slot Makin Jelas

Sebarkan artikel ini
Andoni Iraola
Andoni Iraola.

KITAINDONESIASATU.COM – Liverpool dikabarkan bergerak cepat mencari pelatih baru setelah memecat Arne Slot akibat hasil mengecewakan sepanjang musim 2025/2026. Nama mantan pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, kini disebut sebagai kandidat paling kuat untuk mengambil alih kursi panas di Anfield.

Menurut laporan The Athletic, Iraola berada di posisi terdepan dibanding sejumlah nama besar lain seperti Sebastian Hoeness, Pierre Sage, Oliver Glasner, hingga Luis Enrique.

Keputusan Liverpool mengakhiri kerja sama dengan Slot disebut tak lepas dari performa buruk The Reds musim ini. Meski berhasil finis di posisi kelima Liga Inggris dan lolos ke Liga Champions, Liverpool gagal total meraih satu pun trofi.

Hasil itu dianggap jauh dari harapan, apalagi manajemen klub telah menghabiskan lebih dari 400 juta pound sterling untuk belanja pemain selama musim 2025/2026.

Kondisi tersebut menjadi pukulan besar bagi Liverpool setelah sebelumnya sukses menjuarai Liga Inggris pada musim lalu. Tekanan terhadap Slot pun memuncak hingga akhirnya manajemen mengambil keputusan tegas.

Kini Liverpool disebut berpacu dengan waktu untuk menentukan nahkoda baru sebelum pramusim dimulai pertengahan Juli.

Andoni Iraola muncul sebagai pilihan paling realistis karena saat ini tidak terikat kontrak dengan klub mana pun usai berpisah dengan Bournemouth.

Peluang Iraola semakin kuat karena memiliki hubungan dekat dengan Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes. Sosok Hughes diketahui menjadi orang yang membawa Iraola ke Inggris saat masih bekerja di Bournemouth tiga tahun lalu.

Meski juga dikaitkan dengan Crystal Palace dan AC Milan, laporan yang sama menyebut Iraola lebih memilih menunggu perkembangan situasi di Liverpool.

Jika benar ditunjuk, Iraola akan menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan Liverpool ke jalur juara setelah musim penuh kekecewaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *