KITAINDONESIASATU.COM – Sosok Edhi Baskoro Yudhoyono sudah tidak asing di telinga kita, lantaran dia sebagai politisi Partai Demokrat dan putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
Puplaritas dan pengaruh Edhie Baskoro sangat besar di wilayah Mataraman khususnya di wilayah yang menjadi Pemilu Legistalif (Pileg) pada 27 November 2024 kemarin.
Bahkan pria kelahiran 24 November 1980 ini menorehkan prestasi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) meraih suara terbanyak di Pileg 2009 dengan suara terbanyak sebesar 327.097 suara.
Mayoritas masyarakat daerah pemilihan (dapil) VII Jawa Timur: Pacitan, Ponorogo, Magetan, Trenggalek, dan Ngawi, menitipkan aspirasinya kepada Ibas, panggilan akrap Edhie Baskoro.
Perolehan suara besar kembali ditorehkan oleh Edhie Baskoro (Demokrat) meskipun menempati peringkat ketiga sebagai anggota DPR terpilih peraih suara terbanyak 318.223 suara.
Dilansir dari laman edhiebaskoro.com pria ini memiliki prestasi pendidikan mentereng dengan gelar Dr Edhie Baskoro Yudhoyono, B.Comm., M.Sc.
Tak main-main, pria kelahiran Bandung, 24 November 1980 ini, meraih gelar Bachelor of Commerce in Finance and E-Commerce tahun 2005 dari Curtin University, Perth, Australia.
Ibas kemudian melanjutkan studinya di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura, di mana ia meraih gelar masternya pada tahun 2007 dengan spesialisasi Ekonomi Politik Internasional.
Ia lulus dengan disertasi berjudul “Revitalization of Indonesia’s Economy: Attempts to Solve the The Twin- Critical-Economic Problems and to Build Foundation for Future Economic Development”.
Setelah itu, Ibas melanjutkan studi Program Doktor (S3) di Manajemen Bisnis (DMB) Angkatan 12 Institut Pertanian Bogor (IPB), Indonesia. Ia meraih gelar doktornya pada tahun 2021 dengan predikat cumlaude dan IPK 4.0.
Ibas lulus dengan disertasi berjudul “Strategi Pembiayaan dan Investasi untuk Pengembangan Pariwisata Terpadu yang Berkelanjutan dan Inklusif”.
Saat ini Ibas aktif sebagai politisi Partai Demokrat, partai yang menjadi kendaraan politik Jenderal (Purn) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Presiden RI selama dua periode.
Karirnya di Partai Demokrat diawali dengan penunjukan sebagai Ketua Departemen Kaderisasi. Sebagai Ketua Steering Committee, Ibas sukses menggelar Kongres II Partai Demokrat di Bandung dengan adil dan demokratis.
Setelah Kongres II Partai Demokrat, Mei 2010, ia dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat periode 2010-2015. Penunjukan tersebut menjadikannya sebagai Sekretaris Jenderal partai politik termuda di Indonesia.
Sebagai anggota legislatif, Ibas mengawali karirnya menjadi Anggota Komisi I DPR RI periode 2009-2014.
Putra bungsu dari Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya, dan Olah Raga periode 2010-2015.
Sebagai Wakil Ketua Umum Kadin, Ibas ikut ambil bagian dalam pelaksanaan pesta olah raga Asia Tenggara, SEA Games XXVI 2011 di Palembang Sumatera Selatan.
Penandatanganan nota kesepahaman Kadin dan INASGOC (Indonesia SEA Games Organizing Comittee) secara resmi dilaksanakan di Plaza Senayan, Jakarta 2011 lalu.
Puncaknya, pertunjukan kembang api dan penyulutan obor menandai dimulainya SEA Games XXVI di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.
Tahun 2014 Ibas terpilih kembali menjadi Anggota DPR RI dan mengemban tugas di Komisi X DPR RI periode 2014-2015, yang membidangi Pendidikan, Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga.
Di tahun yang sama Ibas juga dipercaya menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI periode 2014-2019. Selain aktif di Parlemen, Ibas juga dipercaya oleh Partai Demokrat, sebagai Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat periode 2015-2020.
Saat ini sebagai wakil rakyat, Ibas mengemban tugas di Komisi VI DPR RI periode 2019 – 2024, yang membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi UKM, BUMN, investasi dan standarisasi.
Ibas pun kembali ditunjuk sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI periode 2019-2024. Selain itu, Ibas juga menjabat sebagai Wakil Ketua Banggar DPR RI periode 2019-2024.
Pendidikan
- 2017—2021 Program Doktoral Sekolah Bisnis IPB University
- 2005 – 2007 Master of Science in International Political Economy, Nanyang Technological University, Singapore
- 1999 – 2005 Bachelor of Commerce in Finance and E-Commerce, Curtin University, Perth, Australia
- 1996 – 1999 SMAN 39 Cijantung, Jakarta
- 1993 – 1996 SMPN 20 Jakarta
- 1987 – 1993 SD Merdeka Bandung
Riwayat Organisasi
Partai Demokrat
- Wakil Ketua Umum DPP PD periode 2020-2025
- Ketua Departemen Kaderisasi DPP Partai Demokrat
- Koordinator Wilayah Jawa Timur
- Koordinator Wilayah DKI Jakarta
- Anggota Partai Demokrat Periode 2014-2019
- Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Periode 2014-2019
- Sekretaris Jenderal Partai Demokrat periode 2010-2015
- Ketua Departemen Kaderisasi DPP Partai Demokrat
Kamar Dagang dan Industri
- Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya, dan Olah Raga (2010-2015)
- Kepala Pengembangan Industri Derivatif Pertanian KADIN Indonesia
Dewan Perwakilan Rakyat
- Ketua Fraksi Partai Demokrat Periode 2019-2024
- Wakil Ketua Banggar DPR RI periode 2019-2024
- Anggota Komisi VI DPR RI periode 2019-2024
- Ketua Fraksi Partai Demokrat Periode 2014-2019
- Anggota Komisi X DPR RI periode 2014-2019
- Anggota Komisi I DPR RI periode 2009-2014
Majelis Dzikir SBY Nurussalam
- Sekretaris Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam
Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan Polri (GMFKKPI)
- Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat dan Olahraga
Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan Polri (GM-FKKPI)
•Dewan Pertimbangan GM-FKKPI

