Opini Kita

Pernyataan Tanpa Tindakan: Muhaimin Iskandar Hanya Main-main Soal Alfamart dan Indomart

×

Pernyataan Tanpa Tindakan: Muhaimin Iskandar Hanya Main-main Soal Alfamart dan Indomart

Sebarkan artikel ini
image 90
Menko PM, Muhaimin Iskandar.

Oleh: Suroto

Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES)

KITAINDONESIASATU.COM – Pernyataan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, yang menyebut bahwa jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret telah “membunuh UMKM” memang benar adanya. Namun yang jauh lebih penting dari sekadar pernyataan adalah tindakan konkret. Sayangnya, hingga kini tidak ada langkah nyata sedikit pun yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi persoalan struktural yang menindas ekonomi rakyat ini.

Pernyataan Muhaimin justru terasa seperti retorika politik murahan, seolah ingin tampil populis di tengah meningkatnya kesenjangan ekonomi yang tajam. Padahal, posisi beliau bukanlah komentator publik, tetapi pejabat negara yang memiliki otoritas untuk mengkoordinasikan kebijakan lintas kementerian guna memastikan rakyat benar-benar berdaya secara ekonomi.

Ironinya, di bawah pengawasan pemerintah, dua jaringan minimarket raksasa—Alfamart dan Indomaret—terus memperluas dominasinya tanpa kendali. Saat ini jumlah gerai mereka sudah mencapai hampir 49 ribu unit, atau setara dengan setengah jumlah desa di Indonesia. Ini bukan lagi sekadar ekspansi bisnis, tetapi bentuk nyata dari monopoli pasar ritel modern.

Data dari kajian AKSES menunjukkan, setiap kali satu gerai Alfamart atau Indomaret berdiri, ada 6 sampai 7 toko tradisional di sekitarnya yang mati. Itu artinya, setiap tahun ribuan keluarga kehilangan mata pencaharian. Ini bukan lagi sekadar fenomena ekonomi pasar, tapi penggusuran sosial yang dilegalkan oleh negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *