Ketika Muhammad Mengajari Berdemokrasi

Ketika Muhammad Mengajari Berdemokrasi

Opini Kita

Pikiran saya sering terusik dengan tesis dua pemikir kondang, Francis Fukuyama (The Last Man Standing and The End of History, 1992) dan pembimbingnya, Samuel Huntington (The Clash of Civilization, 1993) bahwa Islam tidak compatible dengan demokrasi. Benarkah? Tampaknya kita perlu mengambil jarak agar tidak terjebak dalam respons yang reaktif dan defensif. Kita perlu bukti-bukti dan membangun narasi yang logis untuk mendukung bahwa Islam adalah sistem nilai yang selaras dengan demokrasi.

Khadijah: Pendobrak Patriarki, Perintis Feminisme

Khadijah: Pendobrak Patriarki, Perintis Feminisme

Opini Kita

Khadijah adalah perempuan luar biasa. Istri Nabi Muhammad ini adalah figur fenomenal. Ia menjadi perempuan tangguh di tengah dunia yang dikuasai kaum pria. Kata sejarawan Ibnu Ishaq (704-767), Khadijah adalah sosok berkemauan keras, agung, dan cerdas. Khadijah adalah perempuan pebisnis, menembus dunia laki-laki di strata kelas sosial atas (upper class) Mekkah

Sang Nabi dan Kaisar

Sang Nabi dan Kaisar

Opini Kita

Romawi Timur (Bizantium) adalah imperium besar yang menguasai Eropa Selatan, Asia Kecil, Afrika Utara, selama lebih 1.000 tahun. Dimulai pada 330 hingga ditaklukkan oleh Dinasti Usmani (Ottoman) pada tahun 1453. Pusat pemerintahannya di Konstantinopel, sekarang Istanbul, Turki

Sang Nabi dan Kaisar

Sang Nabi dan Kaisar

Opini Kita

Islam muncul pada abad ke-7 ketika dua imperium berkuasa saling bertarung: Romawi Timur (Bizantium) dan Persia (Sasaniyah). Imperium Bizantium meliputi Turki, Syam (Suriah, Lebanon, Israel, Palestina, Yordania), Mesir, Libya, serta enklave di Yaman. Imperium Persia lebih besar meliputi Iran, Pakistan, Afganistan, Turkmenistan, Azerbaijan, Georgia, Turki, Suriah, Yordania, Arab Saudi, Irak, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman.

Minoritas, Umar, dan Toleransi

Minoritas, Umar, dan Toleransi

Opini Kita

Ada teman bertanya, “Bagaimana rasanya menjadi minoritas? Kontan tenggorokan serasa tercekat. Lidah menjadi keluh. Sebagai Muslim, warga Indonesia pula, saya tak punya jawaban. Cuma teringat pengalaman ketika mengunjungi La Paz, Bolivia, beberapa waktu lalu. Di ketinggian sekitar 3.600 meter di atas permukaan laut (mdpl), di La Paz terdapat satu masjid

Wajah Damai Islam, Menaklukkan Yerusalem Tanpa Pertumpahan Darah

Wajah Damai Islam, Menaklukkan Yerusalem Tanpa Pertumpahan Darah

Opini Kita

Menyusuri jalan-jalan berbatu dengan kontur naik-turun di kota tua bertembok Yerusalem, seperti tak percaya bahwa kota cantik itu penuh ironi. Sampai hari ini, kota itu menjadi titik api yang selalu terbakar dan penuh bara api konflik. Sejak ribuan tahun silam Yerusalem diguncang konflik

Mendiskusikan Kiblat (Bagian 2-habis) Beragama Secara Sehat

Mendiskusikan Kiblat (Bagian 2-habis) Beragama Secara Sehat

Opini Kita

Pendapat Dan Gibson tentang Petra sebagai kiblat awal kaum muslim tentu provokatif. Sampai-sampai langkah kaki seakan tak mau berhenti menyusuri setiap lekuk pahatan dan gua-gua di Petra. Mencoba menelisik, mengonfirmasi, atau sekadar menangkap suasananya seperti narasi Gibson, bahwa Petra lebih pas menggambarkan “Mekkah” masa awal ketimbang Mekkah di Arab Saudi

Mendiskusikan Kiblat (1) Petra Vs Mekkah

Mendiskusikan Kiblat (1) Petra Vs Mekkah

Opini Kita

Al-Khazneh adalah ikon terpopuler di situs Petra, yang terletak di Wadi Musa, Kegubernuran Ma’an, Yordania selatan. Dari ibu kota Amman, berjarak 238 kilometer (km), berkendaraan sekitar tiga jam. Pada 2007, situs ini menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1985. Sebagian besar situsnya masih terkubur akibat gempa. Luasnya diperkirakan 160 km2, empat kali lebih besar dari Manhattan, Amerika Serikat; tetapi baru 15% yang telah ditemukan dan dibuka untuk wisata

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.