Berita Utama

Mantan Waka BGN Sony Sanjaya, Ajukan Justice Collaborator di Kasus MBG: “Saya Siap Buka Semuanya”

×

Mantan Waka BGN Sony Sanjaya, Ajukan Justice Collaborator di Kasus MBG: “Saya Siap Buka Semuanya”

Sebarkan artikel ini
sony sanjaya 8
Mantan Waka BGN Sony Sanjaya. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menyatakan kesiapannya untuk blak-blakan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025–2026.

Melalui kuasa hukumnya, Krisna Murti, purnawirawan jenderal bintang dua Polri tersebut berencana mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) ke Kejaksaan Agung.

Langkah ini diambil Sony untuk membantah tuduhan bahwa dirinya merupakan otak di balik praktik lancung jual beli izin titik Satuan Pelayanan Pelayanan Gizi (SPPG) serta manipulasi pengadaan barang.

Krisna menegaskan, kliennya siap bernyanyi dan menyerahkan bukti keterlibatan pihak lain yang diduga ikut menikmati aliran dana korupsi tersebut.

Menurut penuturan kuasa hukum, skandal besar ini disinyalir melibatkan sejumlah nama dari kalangan eksekutif dan legislatif.

Ditambahkan, Sony siap membuka keterlibatan sejumlah figur besar yang berasal dari berbagai kalangan. Meski demikian, identitas pihak-pihak tersebut masih belum diungkap ke publik.

“Menurut klien saya yang jelas melibatkan tokoh-tokoh dari kalangan eksekutif dan legislatif. Klien saya siap buka semuanya,” ujarnya.

Langkah Sony untuk menjadi Justice Collaborator disebut tidak hanya sebatas pernyataan. Krisna memastikan surat permohonan resmi kepada Kejaksaan Agung akan segera diajukan dalam waktu dekat.

Ia berharap status tersebut nantinya dapat membantu proses penegakan hukum sehingga kasus dugaan korupsi MBG bisa terungkap secara menyeluruh tanpa ada pihak yang ditutupi.

Kejaksaan Agung sebelumnya telah resmi menahan Sony Sonjaya bersama eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, menyusul penggeledahan maraton pasca-pencopotan mereka oleh presiden awal pekan ini.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *