KITAINDONESIASATU.COM – Bencana besar kembali mengguncang Sulawesi Tengah. Satu ruas jalan utama di Desa Molangato, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, benar-benar tak bisa dilalui kendaraan bermotor setelah banjir dan longsor menyapu kawasan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus, mengungkapkan bahwa Jalan Trans Sulawesi—penghubung vital Gorontalo–Buol—putus total hingga Sabtu siang.
“Hujan deras selama tiga jam, dari 18.30 sampai 21.30 WITA, membuat akses ini terputus,” ujarnya, Sabtu (6/12)
Tak hanya memutus akses, banjir juga menerjang permukiman warga Molangato. Sebanyak 65 Kepala Keluarga terdampak, dan dua warga terpaksa mengungsi demi keselamatan.
Meski begitu, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Saat ini BPBD Sulteng bersama pemerintah daerah bergerak cepat melakukan asesmen dan koordinasi untuk menentukan langkah darurat penanganan banjir dan longsor.
Kebutuhan paling mendesak, yakni logistik dan alat berat untuk menyingkirkan material longsor yang menutupi Jalan Trans Sulawesi, terutama di titik Molangato.
Meski air telah mulai surut, polisi dan warga tetap berjibaku membersihkan jalan secara manual, sambil mengevakuasi barang-barang warga yang terendam. (*)
