News

Soal Impor Anggur Muscat, Anggota DPR Serukan Konsumsi Buah Lokal

×

Soal Impor Anggur Muscat, Anggota DPR Serukan Konsumsi Buah Lokal

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 26
Anggur lokal (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Daniel Johan, Anggota Komisi IV DPR RI, mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi buah lokal.

Menurut data Badan Pusat Statistik, produksi anggur di Indonesia mengalami lonjakan signifikan dalam tiga tahun terakhir.

Pada tahun 2022, produksi anggur mencapai 13.515 ton, meningkat dari 11.905 ton pada tahun 2020. Pada tahun 2023, produksi buah anggur di Indonesia bahkan mencapai 134.055 kwintal.

“Saya mengajak masyarakat untuk mengonsumsi buah lokal karena rasanya tidak kalah enak dari produk impor dan pastinya harganya lebih murah. Selain itu, memilih buah lokal juga bisa membantu pergerakan ekonomi nasional dari sektor pertanian kita,” ungkapnya, seperti ditulis Parlementaria pada Rabu (30/10/2024).

Ia juga menyatakan pentingnya mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan dan menekankan perlunya pengembangan dan peningkatan produksi pertanian yang lebih maksimal, khususnya dalam kawasan hortikultura.

Daniel mendorong pemerintah untuk meningkatkan program pertanian dalam memproduksi buah-buahan yang berpotensi diekspor, guna memberikan dampak positif bagi perekonomian negara.

Ia mengajak semua pemangku kepentingan, termasuk kementerian, petani, pelaku usaha, pemerintah daerah, akademisi, peneliti, dan masyarakat, untuk berkomitmen dalam pengembangan produksi buah lokal.

Untuk meningkatkan daya saing, Daniel meminta pemerintah bekerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga riset untuk memberikan pelatihan kepada petani dan pelaku usaha terkait.

Ia berharap peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Tanah Air dapat dioptimalkan.

Daniel menekankan pentingnya memastikan akses pasar dan logistik untuk produk buah dari petani, serta mendukung sistem pertanian yang modern dan ramah lingkungan.

Dia menyoroti bahwa pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan pertanian serta budidaya buah yang baik sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas, serta membangun jejaring di antara petani dan pelaku usaha.

Daniel menekankan bahwa jika semua langkah tersebut dilaksanakan secara efektif, potensi pengembangan buah, termasuk anggur di Indonesia, akan memberikan keuntungan tidak hanya bagi petani dan pelaku usaha, tetapi juga akan membuka peluang bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam industri buah lokal.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *