KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Indonesia kembali mempercepat agenda transisi energi dengan menyiapkan uji coba bahan bakar minyak (BBM) baru berbasis bioetanol.
Jenis BBM tersebut memiliki campuran etanol sebesar 20 persen atau dikenal sebagai E20 yang direncanakan akan mulai diimplementasikan pada 2028 mendatang.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari program biodiesel B50 yang juga tengah dipersiapkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Selain itu, pemerintah terlebih dahulu akan memulai implementasi bioetanol E5 sebelum akhir tahun ini sebagai tahapan awal menuju target E10 pada 2027.
Uji Coba BBM E20 dan Arah Kebijakan Energi Hijau
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menjalin komunikasi dengan pelaku industri otomotif untuk melakukan pengujian jalan terhadap BBM E20.
Uji coba ini dilakukan guna memastikan kesiapan teknologi kendaraan serta dampak penggunaan bahan bakar campuran etanol terhadap performa mesin.
Dalam kajian awal, teknologi kendaraan modern dinilai sudah mampu menggunakan bahan bakar dengan campuran etanol hingga 30 persen.

