KITAINDONESIASATU.COM -Proyek pembangunan jembatan kaca di Bendungan Sukamahi, Megamendung, Bogor, memicu protes dari warga sekitar.
Warga mengeluhkan getaran yang ditimbulkan oleh proses pembangunan, yang menyebabkan kaca dan dinding rumah mereka retak.
Akibatnya, sedikitnya 35 rumah di Kampung Pasir Kalong RW 4 mengalami kerusakan ringan akibat dampak tersebut.
Kepala Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Hasan Sukandi membenarkan soal keluhan warga tersebut.
Ia kemudian menjelaskan bahwa proyek ini dikerjakan oleh PT Wika.
“Selain suara dentuman bising akibat pembuatan paku bumi, kami juga menerima laporan dari warga tentang retaknya rumah mereka. Ada 35 rumah yang mengalami retak-retak ringan,” ungkap Hasan Sukandi.
Warga setempat menuntut agar kerusakan yang terjadi diperbaiki setelah proyek selesai, dan kondisi rumah dikembalikan ke keadaan semula.
Mereka berharap ada kesepakatan jelas mengenai perbaikan yang harus dilakukan.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bogor, Selamat Mulyadi, juga mendesak PT Wika untuk segera menangani kerusakan yang dialami warga.
