NewsBerita Utama

Ramadan Bisa Berbeda? Menag Blak-blakan Soal Sidang Isbat dan Peluang Hilal Tahun Ini

×

Ramadan Bisa Berbeda? Menag Blak-blakan Soal Sidang Isbat dan Peluang Hilal Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama Nasaruddin Umar (Dok. Kemenag)

Ketinggian hilal

Menag juga menyoroti penerapan kriteria MABIMS terbaru yang kini mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat.

Standar ini digunakan untuk meningkatkan akurasi penentuan hilal Ramadan sebelum sidang isbat digelar.

Berdasarkan perhitungan astronomi, posisi bulan saat matahari terbenam disebut masih belum memenuhi ambang ideal. Kondisi ini memunculkan diskusi mengenai kemungkinan visibilitas hilal Ramadan pada awal Ramadan 1447 H.

Tak hanya faktor ketinggian, elongasi bulan juga menjadi penentu penting dalam kriteria MABIMS terbaru. Parameter ini berperan besar dalam analisis sidang isbat terkait peluang pengamatan hilal Ramadan.

Selain aspek teknis, cuaca menjadi variabel yang tak kalah krusial. Awan tebal atau mendung dapat menghambat observasi hilal Ramadan, sehingga hasil sidang isbat harus mempertimbangkan berbagai kemungkinan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *