News

1000 Pintu Kota Bogor, Apa Saja Programnya?

×

1000 Pintu Kota Bogor, Apa Saja Programnya?

Sebarkan artikel ini
Program 1000 Pintu Kota Bogor
APSAI Kota Bogor, Yantie Rachim, perlindungan anak Kota Bogor, ruang privasi anak, Program Gembira, CSR Kota Bogor, beasiswa Kota Bogor. (Kis/Is)

KITAINDONESIASATU.COM, BOGOR – Program 1000 Pintu Kota Bogor resmi diluncurkan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Bogor. Program ini menjadi gerakan kolaboratif untuk memperluas perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Ketua TP PKK Kota Bogor sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor, Yantie Rachim, turut menghadiri peluncuran Program 1000 Pintu yang berlangsung di IPB Convention Center, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Staf Ahli Wali Kota Bogor Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Henny Nurliani, mengatakan Program 1000 Pintu bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi gerakan bersama untuk memperluas akses perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kota Bogor.

“1000 pintu bermakna 1000 peluang, 1000 kepedulian, dan 1000 masa depan yang lebih aman serta lebih baik bagi anak-anak di Kota Bogor. Apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya,” ujar Henny.

Program 1000 Pintu Sasar Ruang Privasi Anak

Ketua APSAI Kota Bogor, Deswaty Diningsih, menjelaskan Program 1000 Pintu memiliki tiga fokus utama. Pertama, pembangunan ruang privasi bagi anak di rumah warga prasejahtera.

Kedua, Program Gembira atau Gerakan Bergizi Seimbang untuk Keluarga. Ketiga, pemberian beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi asal Kota Bogor.

Melalui Program 1000 Pintu, APSAI bersama berbagai pihak membantu membuat sekat atau dinding tambahan di rumah warga prasejahtera yang belum memiliki ruang privasi bagi anak.

Langkah tersebut bertujuan memberikan ruang istirahat yang lebih aman dan nyaman bagi anak tanpa harus bercampur dengan anggota keluarga lainnya.

“1000 Pintu diluncurkan untuk memberikan ruang privasi bagi anak-anak. APSAI bergerak untuk melindungi anak-anak. Program ini menargetkan 1000 rumah tanpa dibatasi waktu,” terang Deswaty, Jumat 18 September 2026.

Menurut Deswaty, keterbatasan ekonomi menjadi salah satu alasan sebagian keluarga belum dapat membangun kamar khusus bagi anak. Kebutuhan pokok sehari-hari menjadi prioritas bagi keluarga prasejahtera.

Enam Rumah Sudah Mendapat Bantuan

Deswaty menyebut APSAI Kota Bogor sejauh ini telah menyelesaikan bantuan pembangunan Program 1000 Pintu di enam rumah warga Kota Bogor.

Sementara itu, dua rumah lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Program tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan rumah yang lebih aman dan nyaman bagi anak, khususnya dari keluarga prasejahtera.

Program Gembira Sediakan Makanan Rp3 Ribu

Selain pembangunan ruang privasi, APSAI Kota Bogor menjalankan Program Gembira dengan menyediakan makanan bergizi dengan harga Rp3 ribu.

Program Gembira telah dilaksanakan sebanyak 49 kali dan akan memasuki pelaksanaan ke-50. Dalam setiap pelaksanaannya, APSAI menyediakan makanan untuk sekitar 200 orang.

Pendanaan berbagai program APSAI Kota Bogor berasal dari dukungan corporate social responsibility (CSR) perusahaan anggota APSAI, donasi, sponsor, serta berbagai bentuk kolaborasi lainnya.

APSAI Buka Kolaborasi CSR

Deswaty berharap semakin banyak pihak dapat berkolaborasi dan menyalurkan CSR melalui program-program yang diinisiasi APSAI Kota Bogor.

Untuk Program Gembira dan beasiswa, APSAI Kota Bogor berkomitmen menjadi fasilitator yang menghubungkan kebutuhan dunia usaha, memastikan dana CSR tepat sasaran dan transparan, serta mengajak lebih banyak pihak terlibat dalam upaya perlindungan anak.

“Untuk program Gembira dan beasiswa, APSAI Kota Bogor berkomitmen menjadi fasilitator yang menghubungkan kebutuhan dunia usaha, memastikan dana CSR tepat sasaran dan transparan, serta menjadi penggerak untuk mengajak lebih banyak pihak dalam upaya perlindungan anak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *