KITAINDONESIASATU.COM – Frederic Arnault, CEO divisi jam tangan LVMH dan dikenal luas sebagai kekasih Lisa BLACKPINK, tengah menjadi sorotan publik.
Itu terjadi setelah perusahaan Frederic Arnault, Loro Piana, terseret dalam penyelidikan hukum terkait dugaan eksploitasi tenaga kerja dan pelanggaran hak asasi manusia.
Menurut laporan dari Financial Times dan Reuters pada 14 Juli 2025 sebagaimana dikutip dari beberapa sumber, pengadilan di Milan memutuskan untuk menempatkan Loro Piana, merek fesyen mewah Italia yang berada di bawah naungan grup raksasa LVMH, dalam pengawasan yudisial selama satu tahun.
Hal ini menyusul temuan bahwa perusahaan tersebut diduga membiarkan praktik ilegal oleh subkontraktornya.
Upah Minim & Kondisi Kerja Buruk
Salah satu sorotan utama dari kasus ini adalah temuan bahwa subkontraktor kedua hanya menerima bayaran sebesar 80 euro (sekitar Rp1,4 juta) untuk memproduksi jaket kasmir yang dijual Loro Piana seharga 3.000 euro (sekitar Rp52 juta).
Lebih mengkhawatirkan lagi, pengadilan menyebutkan bahwa subkontraktor tersebut mempekerjakan pekerja migran asal Asia yang tinggal secara ilegal, dengan jam kerja malam dan hari libur yang panjang.
Para pekerja juga diduga tinggal di asrama ilegal dengan kondisi kerja yang tidak higienis, tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.
