KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, umat Islam diingatkan untuk segera menunaikan kewajiban qadha puasa Ramadhan tahun sebelumnya.
Saat ini masih tersedia waktu sekitar dua pekan untuk qadha puasa Ramadhan yang sempat ditinggalkan karena uzur seperti sakit, bepergian, haid, nifas, atau alasan syar’i lainnya.
Kewajiban qadha puasa Ramadhan ini tidak boleh diabaikan karena puasa Ramadhan termasuk rukun Islam yang harus ditunaikan secara sempurna.
Puasa yang ditinggalkan wajib diganti di hari lain sesuai jumlah hari yang terlewat.
Dalam kondisi tertentu, sebagian orang juga memiliki kewajiban tambahan berupa fidyah, tergantung latar belakang dan sebab tidak berpuasanya.
Table of Contents
Niat Menjadi Pembeda Ibadah
Dalam ibadah puasa, niat memiliki peran yang sangat penting. Qadha puasa Ramadhan harus disertai niat khusus yang membedakannya dari puasa Ramadhan yang dilakukan pada waktunya.
Niat ini dilakukan pada malam hari sebelum terbit fajar, sebagaimana ketentuan puasa wajib.
